rapuh untuk berdiri
dalam lelah jerit merangkak
hiba yang terluah
tak tertahan sampai kaca itu makin retak
seksa yang mendalam
tak tertanggung sampai kaca itu makin lerai
Namun,
ku gagahi tulang empat kerat ini
supaya aku bisa berdiri
supaya aku bisa kekalkan serpihan kaca itu
walau hanya satu
Satu
No comments:
Post a Comment